jangan-terlalu-sering-membawa-anak-ke-mall
Blog

Jangan Terlalu Sering Membawa Anak Ke Mall

Bila kamu memiliki anak berusia tiga sampai tujuh tahun, janganlah terlalu sering membawanya ke Mall. Berikanlah mereka ruang lingkup bermain yang mendukung. Seperti terdapat Playground Anak atau Mainan Anak. Penelitian menyebutkan bahwasannya masa keemasan anak berada saat anak berusia tiga sampai sepuluh tahun. Maka, penting untuk diketahui pada masa keemasan anak tersebut dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya anak serta dapat mengasah bakat dan keinginan atau cita-cita sang anak.

Terlalu sering membawa anak ke mall akan membuat anak itu menjadi antisosial, memang sangat disayangkan tempat mainan anak sangat jarang layak pakai di ruang terbuka (Ruang Publik). Jika pun ada, namun sangat kotor untuk dipergunakan.

Perkembangan gadgetpun juga mempengaruhi gaya bermain sang anak. Dewasa ini, banyak anak sudah memiliki gadgetnya sendiri. Ini dikarenakan orang tua mereka tidak mau ambil pusing dalam hal mainan anak, mungkin dulu saat kita masih anak-anak, kerap kali bermain setelah sepulangnya dari sekolah. Mulai dengan bermain lari-larian, petak umpat, bermain bola di lapangan kosong bagi anak laki-laki, dan bermain karet atau congklak bagi anak perempuan. Namun kini anak anak bermain dengan temannya melalui gadget dimana anak yang satu berada dirumah dan anak lainnya berada di rumahnya masing-masing. Dengan perkembangan permainan yang seperti itu dapat membuat dampak pada hal sulitnya berhubungan sosial.

Tak ada salahnya, kamu memberikan playground anak dan mengajak teman-teman sebayanya bermain dirumah. Dengan begitu selain untuk mengembangkan bakat pada anak, juga dapat berguna untuk melatih hubungan sosial mereka.

Anak-anak memiliki pola pemikiran yang berbeda dengan remaja. Masa anak-anak seharusnya menjadi pantauan penting bagi orang tua, masa anak-anak selain mempengaruhi tumbuh kembang sang anak, pola piker sang anak dan mengasah bakat sang anak. Ternyata dapat juga menjadi ajang traumatis bagi sang anak.  Apabila sang anak sudah sering bermain sendiri maka saat besar nanti dapat berkemungkinan besar menjadi antisosial yang pendiam, apabila sang anak sering mendapatkan bullyan maka juga dapat dipastikan mempengaruhi mentalnya saat dewasa kelak. Maka pantaulah perkembangan anak pada masa-masa keemasannya untuk membentuk generasi hebat saat dewasanya nanti.

About the author

Related Posts