Ini Aturan Yang Hajar Perokok Di Kendaraan
Blog

Ini Aturan Yang Hajar Perokok Di Kendaraan

 

Seperti dilansir harian Kompas, bahwa pemerintah telah memberlakukan Peraturan Kemenhub Nomor 12/2019 tentang larangan merokok saat berkendara. Hasilnya, hanya dalam waktu sebulan lebih dari 600 pengendara motor di DKI Jakarta terjaring operasi ini karena kedapatan merokok saat berkendara terutama sepeda motor. Para pengendara yang kedapatan merokok sambil berkendara akan dikenai denda sebesar 750 ribu rupiah. Uniknya, himbauan dan ancaman dilarang merokok ini sama sekali tidak dipatuhi.

Aturan ini diberlakukan untuk meminimalisir akibat kecelakaan yang terjadi karena hilangnya konsentrasi saat berkendara. Pengendara yang mengabaikan himbauan dilarang merokok dari gosign.co.id saat berkendara penting dilakukan karena sangat mengganggu pengguna jalan yang ada di belakang dan sampingnya. Aturan seperti ini mungkin terlihat kejam dan mengada-ada tetapi sejatinya justru menjaga keselamatan diri juga menjaga keselamatan pengguna jalan yang lain. Percikkan api rokok yang terkena angin dapat membuat pengendara terkejut sehingga melakukan gerakan reflek yang berakibat pada hilangnya keseimbangan sebagai penyebab awal terjadinya kecelakaan beruntun.

Ini Aturan Yang Hajar Perokok Di Kendaraan

Mengejutkan, Ini Jumlah Kecelakaan Sepeda Motor di Indonesia

Angka kecelakaan sepeda motor di Indonesia untuk kurun waktu 6 bulan terakhir mencapai lebih dari 28 ribu. Disinyalir jumlah ini terus bertambah dari waktu ke waktu seiring makin meningkatnya jumlah pengendara sepeda motor di jalanan di Indonesia. Serangkaian peraturan yang ketat termasuk denda yang tinggi diberlakukan bagi para pengendara yang ceroboh dan tidak hati-hati untuk menekan jumlah angka kecelakaan ini. Salah satunya adalah himabauan dilarang merokok saat berkendara.

Himbauan pemerintah tentang dilarang merokok yang diberlakukan bukan tanpa alasan. Sebab, merokok saat berkendara sepeda motor memiliki dua ancaman berbahaya yang dapat mencelakai diri sendiri dan orang lain. Percikkan rokok yang menimpa tangan pengendara akan membuat pengendara melakukan gerakan refleks yang berakibat pada hilangnya keseimbangan. Jika saat itu laju kendaraan sepeda motor kencang, maka dapat dipastikan pengendara akan jatuh yang mengakibatkan kecelakaan beruntun.

Bisa jadi pengendara motor tanpa sengaja membuat percikkan api yang mengenai pengendara motor yang ada di belakangnya yang dapat menciptakan pengendara di belakangnya terkejut dan melakukan gerakan refleks yang berakibat fatal.

Puntung rokok yang dibuang saat berkendara juga sangat berbahaya bagi pengendara sepeda motor yang ada di belakangnya. Karena puntung rokok yang masih menyala ini dapat dengan cepat di sambar oleh motor yang ada di belakangnya sehingga menyebabkan kecelakaan.

About the author

Related Posts